BUNGO, MISTARNEWS.COM — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bungo menggelar acara doa bersama dan syukuran dalam rangka menempati kantor baru, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Baru Disporapar, eks Kampus Universitas Muara Bungo (UMB) lama tersebut, dihadiri Bupati Bungo H. Dedy Putra, Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat, staf ahli, asisten Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo, Kepala Kantor Kementerian Agama, Rektor UMB serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala Disporapar Kabupaten Bungo, Endy, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan doa bersama sekaligus ungkapan syukur atas perpindahan kantor Disporapar.
Menurutnya, kantor baru tersebut diharapkan membawa keberkahan serta menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kerja jajaran Disporapar dalam mewujudkan program “Bungo Baru Lebih Baik.”
“Hari ini kami menggelar acara syukuran pindah kantor baru, namun gedung ini sebenarnya merupakan gedung lama.
Sekaligus kami memperkenalkan bidang baru, yaitu Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf),” ujar Endy.
Ia menjelaskan, kehadiran Bidang Ekraf diharapkan mampu mempercepat pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi lokal dan kreativitas masyarakat.
“Dengan hadirnya bidang baru ini, kami berharap dapat mempercepat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal yang kreatif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bungo secara umum,” jelasnya.
Endy juga mengungkapkan sejarah gedung yang kini digunakan sebagai kantor Disporapar tersebut.
Gedung itu dibangun pada tahun 1985 dan pernah diresmikan oleh Menteri Penerangan Republik Indonesia saat itu, H. Harmoko.
“Usia gedung ini saat ini sudah 41 tahun. Besar harapan kami kepada Bapak Bupati, semoga pada APBD Murni Tahun Anggaran 2027 dapat dianggarkan pembangunan fisik dan sarana prasarana lainnya untuk tujuh kantor Dinas Ekraf Porapar ini,” harap Endy.
Bupati: Ekraf Jadi Bagian Penting Ciptakan Nilai Tambah
Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra mengatakan, keberadaan bidang baru Ekonomi Kreatif di lingkungan Disporapar merupakan bagian penting dalam upaya menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Menurut Bupati, ekonomi kreatif merupakan kegiatan ekonomi yang mengandalkan ide, kreativitas, keterampilan dan bakat manusia sebagai sumber daya utama.
“Ekonomi kreatif itu seperti kuliner, fesyen atau mode, film, animasi dan video, musik, kriya atau kerajinan tangan, serta pengembang permainan atau game,” kata Dedy Putra.
Ia menekankan pentingnya jajaran Disporapar memahami karakteristik ekonomi kreatif sehingga dapat membedakannya dengan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Dinas Porapar harus tahu membedakan mana ekonomi kreatif dan mana UMKM, karena ekonomi kreatif ini juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi,” tegasnya.
Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Bungo agar potensi dan kreativitas masyarakat dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah.
“Mari kita sama-sama mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Bungo ini,” tutup Bupati.(jufri)









