Mistarnews.com
BUNGO — Tongkat estafet kepemimpinan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bungo resmi berpindah ke tangan Ishak, S.P., M.M. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat Kabupaten Bungo.
Ishak dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bungo dalam rangka penyegaran dan penguatan organisasi Pemerintah Kabupaten Bungo. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn.

Kepercayaan tersebut bukan tanpa alasan.
Sebelum menduduki jabatan kepala dinas, Ishak telah menjalankan tugas sebagai Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bungo.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk memahami secara langsung dinamika birokrasi sekaligus berbagai persoalan yang dihadapi dunia pertanian di daerah.

Kini, tanggung jawab yang lebih besar berada di pundaknya.
Dinas yang dipimpinnya memiliki tugas strategis, bukan hanya berkaitan dengan peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha tani serta kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian.
Petani membutuhkan kebijakan yang hadir sampai ke sawah dan kebun, bukan hanya berhenti di atas meja birokrasi.
Karena itu, kepemimpinan Ishak diharapkan mampu mendorong pembenahan sektor pertanian secara menyeluruh. Mulai dari peningkatan produktivitas lahan, ketersediaan pupuk dan benih, penguatan sistem pengairan, pendampingan kelompok tani, pemanfaatan teknologi pertanian, hingga membuka akses pasar yang lebih baik bagi hasil produksi petani.
Tantangan tersebut tentu tidak ringan.
Perubahan cuaca, biaya produksi, ketersediaan sarana pertanian, produktivitas lahan serta fluktuasi harga hasil pertanian menjadi persoalan yang membutuhkan kerja nyata, koordinasi dan kebijakan yang tepat sasaran.
Di tengah berbagai tantangan itu, kehadiran pemerintah daerah dituntut semakin dekat dengan masyarakat petani.
Pelantikan Ishak pun membawa harapan baru agar Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bungo mampu menjadi perangkat daerah yang responsif, inovatif dan benar-benar memahami kebutuhan petani di lapangan.
Bupati Bungo dalam arahannya juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara sungguh-sungguh serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan tersebut menjadi penting karena keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi petani.
Ketika produksi meningkat, biaya dapat ditekan, hasil panen terserap pasar dan pendapatan petani membaik, di situlah pembangunan pertanian benar-benar dirasakan masyarakat.
Masyarakat Kabupaten Bungo, khususnya para petani, tentu menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru tersebut.
Harapan itu sederhana, tetapi sangat mendasar: irigasi yang lebih baik, pupuk dan benih yang tersedia tepat waktu, penyuluhan yang aktif, teknologi yang mudah diterapkan, perlindungan terhadap lahan produktif serta akses pemasaran yang mampu memberikan harga yang layak.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ishak tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kekuatan kolaborasi antara jajaran dinas, pemerintah kecamatan dan desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, pelaku usaha, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
Kepemimpinan baru ini juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi dengan para petani sehingga setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera dipetakan dan dicarikan solusi.
Ishak kini bukan hanya memimpin sebuah organisasi perangkat daerah.
Ia memegang amanah untuk mengawal salah satu sektor yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Bungo.
Ke depan, publik tentu akan menanti langkah nyata dan terukur dari kepemimpinan baru tersebut.
Apakah sektor pertanian mampu bergerak lebih produktif, apakah pelayanan kepada petani semakin cepat, dan apakah program pemerintah benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan petani, akan menjadi bagian penting dari perjalanan Ishak dalam menjalankan amanah barunya.
Pelantikan hari ini menjadi titik awal.
Tantangan menanti, harapan masyarakat semakin besar, dan pekerjaan rumah sektor pertanian masih terbentang luas.

Kini saatnya amanah itu dibuktikan melalui kerja nyata, kebijakan yang tepat, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat dan petani Kabupaten Bungo.
Semoga Ishak, S.P., M.M., diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah.
Semoga kepemimpinannya membawa kemajuan bagi sektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Bungo.(jufri)







