Mistarnews.com
MUARA BUNGO – Usai melewati proses Pemilihan Rio Serentak Kabupaten Bungo Tahun 2026, Ahmad Kusairi resmi mengemban amanah sebagai Datuk Rio Dusun Sungai Gambir, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, untuk masa bakti 2026–2034.

Pelantikan sekaligus pengukuhan gelar adat tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, Kamis (17/9/2026). Ahmad Kusairi dilantik bersama 27 Rio terpilih lainnya dari berbagai dusun di Kabupaten Bungo.


Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra mengucapkan selamat kepada seluruh Rio yang telah menerima amanah dari masyarakat. Ia berpesan agar para Rio menjalankan roda pemerintahan dusun dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat.
Menurut Bupati, jabatan Rio bukan sekadar kedudukan dalam pemerintahan tingkat dusun, tetapi merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen terhadap pembangunan.
Bupati juga meminta para Rio membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Bungo. Sinergi tersebut dinilai penting agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat dusun dapat berjalan secara optimal.

Usai dilantik, Datuk Rio Dusun Sungai Gambir Ahmad Kusairi menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Bupati Bungo yang telah melantik dan mengukuhkan dirinya bersama 27 Rio lainnya.
Ahmad Kusairi menegaskan, pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjalankan pemerintahan dusun sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Bupati Bungo yang sudah melantik kami secara langsung. Insyaallah, kita akan melaksanakan visi dan misi seperti yang sudah dipaparkan kepada masyarakat Dusun Sungai Gambir. Kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Dusun Sungai Gambir menjadi bagian dari prioritas kami,” ujarnya.
Ia menyadari bahwa menjalankan pemerintahan dusun tidak dapat dilakukan seorang diri. Karena itu, Ahmad Kusairi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Dusun Sungai Gambir.
Ia juga mengajak masyarakat meninggalkan berbagai perbedaan yang muncul selama proses pemilihan Rio dan kembali bersatu demi kepentingan bersama.
“Kita tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan seluruh masyarakat sangat penting. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Dusun Sungai Gambir untuk bersama-sama membangun dusun ini. Perbedaan pilihan dalam proses sebelumnya mari kita tinggalkan, sekarang saatnya kita bersatu untuk kemajuan Dusun Sungai Gambir,” tegasnya.
Menurut Ahmad Kusairi, pembangunan dusun tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, kepemudaan, sosial kemasyarakatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam pemerintahannya.
Ia berharap hubungan antara pemerintah dusun dan masyarakat ke depan semakin terbuka, harmonis, dan komunikatif. Aspirasi warga, kata dia, akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan serta program pembangunan.
“Kami akan berusaha membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat akan kita dengarkan dan kita perjuangkan sesuai dengan kewenangan serta kemampuan yang ada,” katanya.
Ahmad Kusairi menambahkan, amanah sebagai Datuk Rio merupakan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Ini adalah amanah. Saya mohon dukungan, doa dan kritik dari seluruh masyarakat. Jika ada kekurangan dalam menjalankan pemerintahan dusun, mari kita sampaikan dan perbaiki bersama. Target kita tentu bagaimana Dusun Sungai Gambir semakin maju, masyarakatnya sejahtera dan kehidupan bermasyarakat semakin kompak,” pungkasnya.(jufri)













