Pria Asal Solok Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Bangunan Toko di Bungo

Mistarnews.com

Daerah14 Dilihat

Mistarnews.com

BUNGO-Seorang pria yang kesehariannya sebagai kenek bangunan berinisial ZY (22) asal Kabupaten. Solok, Sumatera Barat, ditemukan tewas diduga bunuh diri (Bundir) dengan kondisi tergantung di kamar mandi tempat korban tinggal, di Toko Batako, seberang Masjid Al Ihklas, Kelurahan Cadika, Rimbo Tengah ,Kabupaten Bungo, Selasa (20/10/2026) sekira pukul 07:00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial SS (49) istri pemilik bangunan kejadian bermula pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2026 sekira pukul 07.00 WIB, DJ (31) pacar korban datang ke rumah SS untuk menanyakan keberadaan korban. Hal tersebut dikarenakan korban tidak memberikan kabar sejak malam sebelumnya.

Diketahui bahwa korban bekerja sebagai kenek tukang bangunan yang ikut bekerja bersama suami SS dan selama ini tinggal di bangunan Toko Batako milik suami SS.

Selanjutnya, SS menghubungi suaminya untuk memastikan keberadaan korban.Setelah mengetahui bahwa korban berada di bangunan tempat tinggalnya, SS bersama DJ mendatangi lokasi tersebut. Setibanya di lokasi, saksi melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka. Saksi kemudian memanggil korban, tetapi tidak mendapat jawaban.

Selanjutnya, saksi mencari korban di sekitar bangunan dan mendapati korban dalam keadaan tergantung di kamar mandi tempat korban tinggal. Setelah mengetahui korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, saksi menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sekira pukul 07.45 WIB, Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan, S.Tr.K., S.I.K., memerintahkan personel piket Polsek Muara Bungo untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Personel piket fungsi Polres Bungo dan tim Inafis Satreskrim Polres Bungo turut menuju lokasi guna melakukan pemeriksaan dan penanganan TKP.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial IN (50) selaku pemilik bangunan, korban baru sekitar dua minggu bekerja dan tinggal di bangunan tersebut. Saksi juga mengetahui bahwa DJ merupakan pacar korban.

Sekira pukul 08.30 WIB, tim Inafis Satreskrim Polres Bungo tiba di TKP dan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya, jenazah korban diturunkan dengan disaksikan oleh perangkat setempat dan personel Polsek Muara Bungo.

Jenazah korban kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk dilakukan pemeriksaan medis oleh dokter. Berdasarkan informasi awal hasil pemeriksaan, ditemukan lidah terjulur, air liur keluar, serta cairan pada alat kelamin korban. Terdapat pula dugaan cedera atau patah tulang leher yang memerlukan konfirmasi medis lebih lanjut serta terdapat luka bekas sayatan silet pada bagian lengan dan betis korban yang diduga dilakukan sendiri oleh korban.

Plt Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM, Rabu (21/10/2026) menyampaikan jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga korban untuk dimakamkan di kampung halamannya.

“Jenazah korban sudah di bawa oleh pihak keluarga korban ke kampung halamannya, pada Rabu Dinihari (21/10/2026) sekira pukul 02:00 WIB, dan pihak keluarga korban menolak untuk di visum lanjutan dengan membuat surat pernyataan menolak untuk di Otopsi,”ungkap Iptu Bambang JM.(*)