Mistarnews.com
MUARA BUNGO — Pascapelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Bungo oleh DPW APPSI Provinsi Jambi beberapa waktu lalu, jajaran pengurus DPD APPSI Bungo mulai mematangkan langkah organisasi melalui rapat internal.
Rapat internal tersebut dihadiri jajaran Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris dan Bendahara (KSB) DPD APPSI Bungo. Pertemuan membahas persiapan pengukuhan pengurus komisariat di sejumlah unit atau titik pasar yang berada di wilayah Kabupaten Bungo.
Pengukuhan komisariat tersebut menjadi bagian dari agenda organisasi sekaligus tindak lanjut mandat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APPSI. Dengan terbentuknya kepengurusan hingga tingkat komisariat, diharapkan program kerja organisasi dapat segera disusun dan dilaksanakan secara lebih terarah di masing-masing wilayah pasar.
Sekretaris Umum DPD APPSI Bungo, Taupik Iskandar, S.Pd., Sabtu (26/9/2026), mengatakan hasil rapat internal KSB menegaskan bahwa pengukuhan komisariat bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari kewajiban organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART.
Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian bersama pengurus DPD APPSI Bungo untuk segera ditindaklanjuti. Dalam prosesnya, DPD APPSI Bungo akan terus berkoordinasi dengan DPW APPSI Provinsi Jambi guna memastikan tahapan pembentukan dan pengukuhan komisariat berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan ini nantinya, saya rasa DPD APPSI Bungo akan terus melakukan percepatan-percepatan dalam pengokohan pondasi pengurus terlebih dahulu sampai ke tingkat komisariat,” tutur Taupik Iskandar.
Ia menambahkan, penguatan struktur organisasi hingga tingkat komisariat dinilai penting agar keberadaan APPSI di setiap unit pasar memiliki kepengurusan yang jelas dan mampu menjadi wadah komunikasi serta aspirasi para pedagang.
Dengan terbentuknya komisariat di sejumlah pasar, DPD APPSI Bungo selanjutnya diharapkan dapat menyusun program kerja yang menyentuh langsung kepentingan pedagang sekaligus memperkuat koordinasi antara pengurus, pedagang, pengelola pasar, dan pemerintah daerah.(jufri)
Mistarnews.com








