Mistarnews.com
BUNGO — Universitas Islam Yasni Bungo membekali mahasiswa baru dengan pemahaman menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Pesan tersebut mengemuka dalam Kuliah Umum Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 bertema “Transformasi Pendidikan Masa Depan: Tantangan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Generasi Unggul yang Islami di Era Digital”, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Islam Yasni Bungo itu menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk memahami perkembangan Artificial Intelligence (AI), sekaligus membangun kesiapan menghadapi perubahan dunia pendidikan dan dunia kerja di era digital.
Kuliah umum tersebut dipimpin Ketua Yayasan Yasni, Drs. Idham Khalid, M.E., bersama Rektor Universitas Islam Yasni Bungo, Dr. Muhammad Solihin, M.Pd.I.
Turut hadir Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., Koordinator Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., narasumber Dr. Pahmi, S.Ag., M.Si., sejumlah pimpinan OPD terkait serta tamu undangan.
Mahasiswa Ditantang Tak Sekadar Mengejar Ijazah

Ketua Yayasan Yasni, Drs. Idham Khalid, M.E., berharap mahasiswa baru benar-benar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu selama menjalani pendidikan di Universitas Islam Yasni Bungo.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar kelulusan. Mereka harus membangun kompetensi, karakter dan integritas agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja serta perkembangan zaman.
Harapan tersebut sejalan dengan upaya Universitas Islam Yasni Bungo meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan melahirkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.
Yasni Targetkan Lebih dari 20 Lulusan Bergelar Doktor

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Yasni Bungo, Dr. Muhammad Solihin, M.Pd.I., menyampaikan target pengembangan kualitas akademik kampus.
Dalam beberapa tahun ke depan, Universitas Islam Yasni Bungo menargetkan lebih dari 20 lulusan bergelar doktor.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya kampus mendorong lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan demikian, perguruan tinggi tidak hanya berperan menghasilkan lulusan sarjana, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia dengan kualifikasi akademik yang lebih tinggi.
Dedy Putra Berencana Ambil Gelar Doktor di Yasni
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., juga mengungkapkan rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral atau S3 di Universitas Islam Yasni Bungo.
Rencana itu disampaikan Bupati saat menghadiri Kuliah Umum Mahasiswa Baru Universitas Islam Yasni Bungo.
“Insyaallah, saya berencana kuliah mengambil gelar S3 di Universitas Islam Yasni Bungo,” ujar Dedy Putra.

Selain menyampaikan rencana melanjutkan pendidikan, Bupati juga menyinggung pembangunan akses jalan menuju kampus Universitas Islam Yasni Bungo.
Menurutnya, pembangunan jalan masuk menuju kampus akan dipercepat setelah proses pembebasan lahan selesai.
“Selain itu, pembangunan jalan masuk menuju kampus akan kita percepat setelah proses pembebasan tanah selesai,” katanya.
AI Jadi Tantangan Sekaligus Peluang
Dalam kuliah umum tersebut, mahasiswa baru diajak melihat perkembangan AI bukan semata-mata sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kreativitas, penelitian dan kemampuan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Namun, penguasaan teknologi dinilai harus berjalan beriringan dengan karakter, etika dan nilai-nilai keislaman.
Mahasiswa dituntut mampu memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab, sehingga teknologi tidak hanya digunakan untuk mempermudah pekerjaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Universitas Islam Yasni Bungo menegaskan komitmennya mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter serta landasan nilai-nilai Islami.
Kuliah umum tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru dalam menjalani proses pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang semakin erat dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.(jufri)














